resep-kelelawar-goreng

Surabaya – Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak hanya kaya budaya berupa karya beragam seni, melainkan juga kuliner yang akan memanjakan rasa penasaran terhadap makanan dan minuman.

Yang belum banyak dieksplor adalah macam menu khas Indonesia Timur yang ternyata tak kalah unik dan nikmatnya.

Salah satunya adalah Paniki. Makanan yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara ini dibuat dari daging kelelawar dan umumnya digoreng sebelum disajikan di meja makan.

Tak sulit untuk mengolah makanan berbahan paniki ini.

Sebagai satwa sejenis unggas, cara mengolahnya pun seperti masak ayam atau jenis unggas lainnya.

“Untuk menghilangkan aroma cukup direndam dengan lime juice atau jeruk nipis lalu dicuci bersih,” papar Chef Achmad Zainudin, dari Green House Kitchen Bistro Hotel Garden Palace Surabaya.

Bumbu yang harus disiapkan adalah bawang merah, bawang putih, cabe keriting, cabe rawit, dan rempah-rempahan lengkap.

Setelah ditambah garam, paniki lalu digoreng dengan cara ditumis selama 15 menit.

“Tak perlu lama menggorengnya agar kadar proteinnya tidak hilang,” ujar Chef Achmad Zainudin.

Sebagai makanan khas Indonesia Timur, makanan olahan paniki ini kuat rasa pedas dan gurih.

“Lebih pas jika olahan paniti dsajikan bersama nasi putih,” katanya.

Sajian lain yang bisa ditemukan penikmat kuliner di resto hotel ini adalah Ikan Bungkus ala Papua.

Yang menarik, ukuran ikan yang tersaji di resto ini sekitar satu meter dan beratnya 10 kg.

Ada pula Kijing Lombok Ijo. “Kijing adalah sejenis kerang laut yang sebelum dimasak terlebih dulu dilepas dari cangkangnya,” tutur Chef Achmad.

Caranya adalah merebut kijing selama lima menit di air mendidih. Setelah dagingnya lepas langsung diangkat.

“Kami selalu pakai kijing yang fresh. Kami dapat dari nelayan langsung diolah,” imbuhnya.

Chef Achmad lalu mengungkap khasiat satwa laut ini adalah bisa menambah stamina dan meningkatkan libido.

Sebagai pendamping menu makanan ini ada pilihan es pisang ijo, dan es kacang merah yang dikenal dari Makasar, Sulawesi Selatan.

“Ada 100 jenis main course disajikan setiap hari dari sembilan provinsi di Indonesia,” kata Rangga Wijaya, Public Relations Garden Palace Hotel.

Di Green House Kitchen Bistro, tamu bisa menikmati berbagai macam masakan dari daerah-daerah seperti Kupang, Maluku, Makassar, dan daerah lainnya.

Menu Festival Makanan Khas Indonesia Timur ini menawarkan makanan lezat Nusantara, termasuk kudapan tradisional dan makanan penutup segar khas daerah Indonesia bagian Timur.