penjinak-bom

Surabaya – Jelang detik-detik pergantian tahun 2017 di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo digegerkan sebuah benda mencurigakan berupa tas warna kuning.

Saat didatangkan tim penjinak bom dari Polda Jatim, baru diketahui bahwa isi dalam tas itu adalah kabel, tang, pipa, isolasi, palu, paku dan obeng.

Ternyata isi dalam tas tersebut bukan bom sebab tidak ada kumparan ataupun benda yang menyerupai rangkaian bom. Jadi polisi menduga tas berwarna kuning yang ditemukan warga di depan sebuah toko alat tulis kerja itu milik seorang tukang bangunan atau tukang memperbaiki AC.

Samu salah satu saksi mengaku, ketakutan warga berawal dari tas warna kuning itu terlihat sejak pukul 19.00 WIB saat banyak warga yang sedang menjalankan ibadah sholat isya.

Saat selesai sholat, tas warna kuning itu tidak berpindah sama sekali hingga pukul 21.00 WIB. Lantaran, tidak bertuan, beberapa warga langsung melaporkan ke tokoh masyarakat setempat kemudian dilaporkan ke polisi.

Beberapa anggota Polisi dari Polsek Waru datang bersama anggota Koramil sekitar pukul 20.30 WIB, mereka langsung mengamankan lokasi.

“Setelah mereka datang tidak lama, sekitar pukul sebelas malam (23.00 WIB) itu datang polisi penjinak bom,” kata Samu salah satu warga Brigjend Katamso, Minggu (1/1/2017) dinihari.

Begitu datang, kata Samu, tim penjinak bom melakukan pengecekan dengan alat metal detector dan screening X-Ray dan terlihat ada benda menyerupai kawat.

Tim penjinak bom, memindahkan benda mencurigakan itu ke kantor Kecamatan, yang kebetulan dekat dengan lokasi. Saat dibuka, baru diketahui isinya kabel, tang, pipa, isolasi, palu, paku dan obeng.

“Kata pak polisi temuannya itu ternyata bukan bom karena tidak ada rangkaian ataupun lilitan yang menyerupai bom. Polisi memperkirakan itu hanya alat milik seorang tukang bangunan atau tukang AC yang tertinggal,” ujarnya.