1150294selly-anggraeni-4780x390

Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf mengunjungi bocah pengidap Hidrosefalus asal Gresik, Muhammad Arif di RSUD Dr Soetomo, Minggu (8/1/2017).

Saat dikunjungi Gus Ipul, Arif bisa dengan cukup baik. Dia pun melepaskan tawa saat Gus Ipul menghiburnya dengan mengajak bernyanyi.

Bahkan saat Gus Ipul pamit, Arif juga mengeluarkan suara tanda bisa mengerti.

“Arif ini pernah ditangani dan dirawat, tetapi tidak berkesinambungan. Dia baru dibawa ke Dr Soetomo ketika ada LSM yang menemukan,” kata Gus Ipul setelah usai menemui Arif di ruang rawat RSUD Dr Soetomo.

Memang, bocah 11 tahun yang ditemukan relawan dan BPJS Watch tersebut sudah 10 tahun lebih tidak mendapatkan perawatan.

Perawatan terakhir diterimanya saat berusia 6 bulan, namun tidak ada tindaklanjut.

Gus Ipul mengungkapkan harapannya agar keadaan Arif bisa membaik.

Dia juga mengungkapkan bahwa dari segi pembiayaan, akan diurus oleh BPJS.

Jika ada yang tidak bisa dibiayai BPJS akan dicairkan dana lainnya seperti Jamkesda.

Kasus ditemukannya Arif yang sudah berusia 11 tahun ini, menurut Gus Ipul merupakan kasus kedua yang ditemukan terlambat.

“Memang ada beberapa sebab dari ilmu kedokteran. Bisa virus, gen atau kurang gizi. Bisa diketahui saat dalam kandungan juga. Tapi ini baru diketahui sekarang,Jadi fungsi posyandu dan stakeholder diperkuat,”lanjutnya.

Ia berharap akan adanya langkah pencegahan atau preventif, dengan memeriksakan kandungan dan menjaga asupan gizi.

Sebab menurutnya kekurangan gizi tidak hanya dialami orang dengan ekonomi rendah, tetapi karena kurangnya pengetahuan akan asupan gizi yang ideal.

“Kalau sejak dalam kandungan bisa diatasi maka saya berharap dengan berita ini kalau ada masyarakat dan orangtua yang mengetahui segera dibawa ke rumah sakit dan minta diberikan tindakan. Penting preventif bagi orang tua soal gizi buruk juga,” lanjutnya.