berita-kecelakaan-maut-di-pasuruan_20170113_154949

Pasuruan – Kecelakaan maut yang terjadi di depan SMP Advent Purwodadi, Kamis (13/1/2017) sekitar pukul 14.30 Wib membuat arus lalu lintas macet total, baik yang mengarah ke Malang atau sebaliknya.

Laka beruntun ini melibatkan 10 kendaraan yakni satu Dump Truk, lima mobil , dan empat sepeda motor (bukan 15 kendaraan seperti diberitakan sebelumnya)

Dalam laka ini, ada empat korban meninggal dunia. Delapan orang mengalami luka berat, dan sisanya mengalami luka ringan.

Kejadian itu bermula saat Dump Truk Nopol B 9870 YM melaju dari arah Malang dan mengalami rem blong.

Setibanya di lokasi, dump truk tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Dump truk yang mengangkut limbah batu baru ini menabrak mobil Kijang Innva Nopol 587 DR.

Setelah itu, dump truk menabrak Nissan Evalia Nopol L 1979 ER, menabrak Toyota Avanza Nopol 956 HA.

Selain itu, dump truk juga menabrak sepeda motor Honda Ferza Nopol N 2239 GS, motor Honda supra x 125 Nopol N 2694 TAI, motor suzuki satria Nopol N 4587 QQ , dan motor Vespa Nopol AG.

Tak cukup sampai di situ, selanjutnya dump truk naas ini juga menabrak mobil sedan Suzuki Nopol N 1476 LC serta Mitsubhisi outlander sport dengan nopol yang belum teridentifikasi.

Setelah menabrak kendaraan-kendaraan tersebut, dump truk baru berhenti setelah terjun ke sungai dengan kedalaman 20 meter lebih.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Evon Fitrianto mengatakan, saat ini, pihaknya sedang memeriksa sopir dump truk.

“Sopir dump truk sudah kami amankan, karena kondisinya selamat. Kami masih periksa yang bersangkutan terkait dengan peristiwa ini,” tandasnya.

Apa akan ada kemungkinan sopir dijadikan tersangka dalam kasus ini, Evon mengaku belum bisa memastikannya.

Ia menyebut, pihaknya belum bisa menyalahkan sepenuhnya sopir ini.

“Kami masih memeriksanya. Kalau semisal dia terbukti melanggar undang – undang lalu lintas, maka besar kemungkinan yang bersangkutan akan ditetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya.