wanita_20170117_143501

Lintas-Surabaya.com – Apakah Anda pernah mendengar sesuatu yang mungkin bagi seorang wanita untuk memiliki dua organ intim?

Ini bukan hanya lelucon untuk menarik perhatian banyak orang untuk membaca ini atau ini bukan plot dibuat untuk film porno baru yang dirilis.

Tapi ini adalah kisah nyata.

Pasangan Ini membagikan kisah mereka di akun media sosial Reddit dan itu adalah hal yang nyata.

Situasi ini disebut didelphys uterus.

Tapi apa yang terjadi dengan mereka selama menghadapi hidup seperti ini?

Pasangan ini menceritakan semuanya di Reddit, terutama bagaimana rasanya berhubungan intim dengan situasi tersebut.

Dikutip dari laman Wittyfeed, pengguna Reddit itu menceritakan bahwa dirinya dilahirkan dengan kondisi itu.

Wanita yang tidak diberi tahu namanya itu, memiliki dua uteri, dua vagina, dan dua serviks.

Keduanya itu berada berdampingan, dengan ukuran yang satunya lebih kecil.

Wanita itu menemukan hal ini ketika ia berusia 16 tahun dan menangis saat mengetahuinya.

Hal mendasar yang ia pertanyakan yakni apakah dirinya bisa hamil dengan kondisi seperti itu?

Ternyata ia bisa dan itu juga dua kali sekaligus, satu bayi di setiap rahim.

Beberapa orang yang mendengar hal itu seolah tak percaya dengan yang ia ceritakan.

Untungnya, ia menemukan seseorang yang tepat di hidupnya.

Ia memiliki seorang kekasih yang menerimanya apa adanya.

Bahkan ketika pacarnya itu ditanya tentang situasinya, ia memiliki ekspresi bahagia mengatakan, “Ini menyenangkan”.

Ketika ditanya tentang malam pertama, ia bilang dirinya memiliki ledakan.

Tapi itu semua tergantung pada organ intim mana yang ia digunakan.

Sebab, satu organ intimnya yang di sebelah kiri ukurannya lebih kecil, sehingga dapat melukai selama hubungan intim.

Dia mengatakan bahwa hubungan intim yang mereka lakukan terasa menyenangkan jika mereka melakukannya dengan organ intim yang tepat.

Untungnya, mereka berdua lebih bahagia sejak mereka bertemu.

Bagaimana dengan saat-saat dia sendirian?

Dia berkata bahwa dia jauh berbeda dan dia memiliki kebebasan untuk memilih salah satu organ intimnya.

Namun ia memilih untuk mempertahankan organ intimnya seperti itu.

“Aku merasa seperti seseorang yang sangat beruntung, aku merasa hidup ini sangat menyenangkan,” katanya.