13-12

Lintasmedia – Setelah dilakukan penangkapan terhadap Patrialis Akbar dan teman wanitanya oleh penyidik KPK kini teman wanita hakim konstitusi itu menjadi sorotan. Wanita dengan nama Anggita Eka Putri itu menjadi pembicaraan di media sosial terkait foto hot mirip dirinya beredar di dunia maya.

Sementara itu nama Eka dikenal oleh publik setelah tertangkapnya Patrilias yang merupakan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang saat itu sedang bersamanya. Patrilias tertangkap saat operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim Satgas KPK di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta.

Hakim konstitusi tersebut tersandung kasus suap uji materi UU nomer 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dia ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti menerima suap dari Basuki Hariman lewat temannya sebesarkurang lebih 2 miliar.

Sementara itu mengenai informasi foto hot Anggita Eka Putri belum diklarifikasi oleh pihak KPK. Pihak KPK sendiri mengaku masih fokus dalam kasus yang menjerat mantan Menteri Hukum dan HAM itu. Hla tersebut diungkapkan oleh juru bicatra KPK Febri Diansyah.

Foto-foto mirip Anggita yang memperlihatkan lekuk tubuhnya itu kini beredar luas di dunia maya. Terlihat dalam foto tersebut seorang wanita tengah duduk dikursi sofa dengan menggunakan baju dres mini berwarna coklat. Baju yang dipakai wanita tersebut tampak ketat dan memperlihatkan bentuk tubuhnya.

Foto yang mirip Anggita Eka Putri itu kini tengah menjadi perbincangan para netizen. Pasalnya dalam foto tersebut terlihat ada bagian yang disensor dan tidak pantas untuk diperlihatkan. Terlihat celana dalam wanita itu menyembul keluar sehingga di sensor dan itulah yang menimbulkan komentar buruk mengenai dirinya.

Namun hingga saat ini belum diketahui dengan pasti apakah foto tersebut adalah benar dirinya. Anggita sendiri sampai saat ini juga belum memeberikan kepastian mengenai kebenaran foto itu. Tetapi terlihat dari bentuk tubuh dan postur wanita berkulit putih itu sama dengan yang saat ini tersebar di media sosial.

Sementara itu hingga saat ini penyidik KPK masih melakukan pendalaman kasus Patrialis Akbar. Anggita sendiri juga sempat dijadikan dibawa saat terjadi OTT guna dijadikan saksi. Namun Anggita diperbolehkan pulang karena tidak banyak kesaksian yang diberikan.